Pages

Sabtu, 16 April 2011

Catatan Kecil untuk Dosen-ku !


Sudut kelas, sendiri dipojok. Berkawan bangku-bangku kosong dan jendela. Dihadapanku, kawan-kawan yang sibuk dengan pena mereka. Sibuk menyalin apa yang dilukiskan oleh sang dosen. Dan, lagi- lagi tidak mengerti ! Bapak dengan batik hitam, rambut beruban, dan kacamata yang setia menemaninya. Berceloteh seakan perhatian tertuju padanya. Sayang, yang kasat oleh mataku, tak ada yang memperhatikan. Mereka sibuk dengan cerita-cerita mereka, membuka forum dalam forum, cengar cengir cengengesan sana sini.
Zaman sekarang, Sang Pahlawan tanpa Tanda Jasa diabaikan oleh mahasiswanya. Mereka tak haus ilmu, Pak ! Mereka tak lagi butuh ilmu, Pak ! Buat apa ilmu itu ? Ijazah saja bisa dibeli ! Siapa yang berduit, dia yang berkuasa !
Barisan depan agaknya sedikit faham. Tapi, macam saya yang dipojok kelas ? akankah mengerti ? Adalah suatu berkah seandainya saja bisa mengerti. Cahaya matahari yang terbias ke papan tulis kaca dalam bangunan megah ini membuatku semakin tidak mampu.
Maafkan saya, Pak !
Bukannya tidak memperhatikan, bukannya tidak peduli. Tapi, keadaan yang memaksaku, hingga tidak mampu mengerti.
Pak, ku torehkan pena dalam catatan kecilku, sebagai bentuk penyesalan, sebagai bentuk kasih sayangku.
Maaf, Pak !
Bukan tidak mau tau,
Tapi, dalam tulisanku ini, mewakiliku, mewakili kawan-kawan yang belum bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, ilmu yang kau suapkan pada kami.

Selasa, 12 April 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar